Sedang meninjau bahan untuk seragam tim Anda? Konsultasi tanpa biaya. Kami bantu menentukan material yang sesuai sebelum produksi.

Konsultasi via WhatsApp
Semua artikel
Bahan··8 min baca

Bahan Lacoste: Panas atau Adem, Jenis, dan Gramasi untuk Polo Seragam

Bahan lacoste adalah kain rajut pique untuk polo. Cotton terasa paling adem, CVC seimbang, PE lebih gerah. Ini cara memilih jenis dan gramasi untuk seragam.


Bahan lacoste adalah kain rajut berstruktur pique, yaitu kain dengan pori-pori kecil berulang di permukaannya, yang menjadi bahan standar polo shirt. Soal panas atau adem, jawabannya ada di komposisi: lacoste cotton terasa paling adem, CVC masih nyaman untuk kantor, sedangkan lacoste PE cenderung lebih gerah kalau dipakai di luar ruang.

Jadi saat seseorang bilang "polonya pakai bahan lacoste", informasinya baru separuh. Dua polo yang sama-sama disebut lacoste bisa terasa sangat berbeda di badan, tergantung serat dan ketebalannya. Panduan ini membahas apa yang membuat lacoste terasa adem atau panas, beda tiap jenisnya, dan cara memilihnya untuk polo seragam perusahaan.

Close-up kain lacoste pique untuk polo seragam perusahaan dengan swatch warna dan alat ukur produksi

Lacoste dan pique: nama pasar dan nama rajutan

Pique adalah teknik rajut yang membentuk pola kotak kecil atau belah ketupat di permukaan kain. Nama "lacoste" sendiri menempel karena polo berbahan pique dipopulerkan oleh brand tenis asal Prancis itu. Di pasar kain Indonesia, nama brand tersebut akhirnya dipakai sebagai nama bahan, sama seperti orang menyebut semua air mineral dengan satu merek.

Karena itu, "bahan lacoste", "kain pique", dan "lacoste pique" di toko kain umumnya merujuk ke keluarga kain yang sama. Perbedaannya ada di detail yang jarang tertulis di label:

  • Ukuran pori. Ada pique dengan pori sangat kecil dan halus (sering disebut lacoste cute atau cute pique) dan ada yang porinya lebih besar seperti pola wafel. Pori kecil terlihat lebih rapi dan cocok untuk kantor. Pori besar terasa lebih berongga.
  • Serat. Kapas, polyester, atau campuran keduanya. Inilah faktor terbesar soal panas dan adem.
  • Gramasi. Berat kain per meter persegi, yang menentukan tebal dan jatuhnya polo.

Dibanding kaos katun combed yang permukaannya rata, lacoste lebih bertekstur dan lebih kaku sedikit, sehingga kerah dan placket polo bisa berdiri rapi. Itulah alasan polo seragam hampir selalu memakai lacoste, bukan bahan kaos biasa.

Bahan lacoste panas atau tidak?

Struktur pique sendiri membantu sirkulasi udara karena ada rongga kecil di permukaannya. Rasa panas datang dari dua hal lain: serat dan ketebalan.

Serat. Kapas menyerap keringat ke dalam serat, jadi kulit terasa lebih kering dan sejuk. Polyester tidak menyerap keringat dengan cara yang sama, sehingga di cuaca terik keringat terasa tertahan di permukaan. Inilah sebabnya polo PE yang nyaman dipakai di ruangan ber-AC bisa terasa gerah ketika dipakai kunjungan lapangan siang hari.

Ketebalan. Lacoste yang terlalu tebal memang terlihat mewah saat dipegang, tetapi untuk pemakaian delapan jam di kota seperti Jakarta atau Surabaya, kain yang lebih ringan sering lebih masuk akal.

Gambaran praktisnya:

Situasi pemakaianRasa lacoste cottonRasa lacoste CVCRasa lacoste PE
Kantor ber-AC sepanjang hariNyamanNyamanUmumnya masih nyaman
Frontliner di lobi atau area semi-terbukaAdemCukup ademMulai terasa gerah
Sales atau kurir yang sering di luar ruangPaling adem, tetapi cepat lecekSeimbangCenderung gerah dan lembap

Kalau timnya banyak bergerak di luar, komposisi dengan kandungan kapas lebih tinggi biasanya menjadi pilihan yang lebih aman dibanding mengejar harga per pcs terendah.

Tiga jenis yang paling sering ditawarkan: cotton, CVC, dan PE

Saat meminta penawaran polo, Anda hampir pasti akan diberi tiga pilihan ini.

Lacoste cotton. Dibuat dari serat kapas tanpa campuran sintetis. Paling adem dan lembut, tetapi lebih rentan menyusut dan kusut setelah dicuci, sehingga perlu uji cuci sebelum produksi. Harganya paling tinggi di antara ketiganya.

Lacoste CVC (chief value cotton). Campuran kapas dan polyester dengan kandungan kapas yang dominan, umumnya lebih dari separuh. Rasanya masih dekat dengan cotton, tetapi bentuknya lebih stabil dan warnanya lebih tahan cuci berulang. Untuk seragam kantor yang dipakai beberapa kali seminggu, CVC sering menjadi titik tengah yang paling masuk akal.

Lacoste PE. Dibuat dari 100% polyester. Kuat, warnanya awet, tidak mudah kusut, dan paling ekonomis. Kekurangannya ada di rasa pakai: lebih gerah dan tidak menyerap keringat sebaik kapas. Cocok untuk volume besar dengan pemakaian di ruangan atau durasi singkat.

JenisKomposisiRasa di badanPerawatanBiaya relatif
CottonKapasPaling ademPerlu perhatian susut dan kusutTertinggi
CVCKapas dominan + polyesterAdem, lebih stabilMudah, warna awetMenengah
PE100% polyesterLebih gerahPaling mudahTerendah

Satu catatan lapangan: nama "CVC" tidak selalu berarti persentase yang sama antar pemasok. Minta komposisinya ditulis dalam angka di spesifikasi, misalnya persentase kapas dan polyester, supaya penawaran dari beberapa vendor bisa dibandingkan dengan adil.

Berapa gramasi lacoste yang pas untuk polo?

Gramasi ditulis dalam gsm (gram per meter persegi). Kain pique untuk polo di pasaran umumnya berada di kisaran 180 sampai 240 gsm. Angka ini adalah kisaran pasar, bukan standar resmi, dan dua kain dengan gsm sama bisa terasa berbeda karena ukuran benang dan kerapatan rajutnya.

Sebagai pegangan awal:

  • Bagian bawah kisaran terasa ringan dan lebih adem. Cocok untuk tim yang aktif bergerak atau bekerja di ruangan tanpa AC.
  • Bagian tengah paling sering dipilih untuk polo kantor harian karena seimbang antara rapi dan nyaman.
  • Bagian atas kisaran terasa padat dan berisi, memberi kesan formal, tetapi lebih hangat dipakai lama.

Cara paling cepat menilai: pegang swatch, terawangkan ke lampu, dan tarik ringan. Kain yang baik tidak terlalu menerawang dan kembali ke bentuk semula setelah ditarik. Untuk keputusan akhir, sample polo yang sudah dijahit lengkap dengan kerah lebih bisa diandalkan daripada potongan kain.

Kapan lacoste cocok untuk seragam perusahaan, dan kapan tidak

Polo lacoste berada di tengah antara kemeja dan kaos: lebih rapi dari kaos, lebih santai dan lentur dari kemeja. Bahan ini pas untuk staf kantor di hari tertentu, frontliner, tim sales, supervisor, dan tim distribusi ringan.

Lacoste kurang tepat untuk pekerjaan dengan gesekan tinggi, paparan panas ekstrem, atau area yang punya aturan K3 internal soal pakaian kerja. Untuk kebutuhan seperti itu, bandingkan dengan bahan kerja tenunan seperti drill, atau dengan wearpack. Untuk tim yang butuh tampilan lebih formal dari polo, kemeja berbahan oxford sering menjadi pembanding.

Bahan lacoste juga mudah diberi identitas perusahaan. Bordir logo di dada kiri adalah pilihan paling umum dan tahan cuci. Karena permukaannya berpori, logo dengan detail sangat kecil bisa kehilangan ketajaman, jadi ukuran dan kerapatan bordir perlu dicoba di sample dengan kain yang sama.

Kalau perusahaan Anda sedang menyiapkan pengadaan polo, panduan konveksi polo shirt perusahaan membahas alur ordernya, sedangkan baju polo seragam perusahaan membahas model dan detail desainnya.

Hal yang perlu ditulis di spesifikasi sebelum order

Masalah polo seragam paling sering muncul setelah cucian pertama: kerah melar, ukuran menyusut, atau warna batch kedua tidak sama dengan batch pertama. Sebagian besar bisa dicegah kalau spesifikasinya dikunci dari awal.

  • Komposisi dalam angka (misalnya persentase kapas dan polyester), bukan hanya nama "lacoste CVC".
  • Gramasi yang disepakati, dicek dari swatch fisik.
  • Kode warna perusahaan dan sample warna yang disetujui untuk repeat order.
  • Hasil uji cuci sample: ukur ulang panjang badan, lebar dada, dan kerah.
  • Teknik dan ukuran logo yang sudah dicoba di kain yang sama.

Untuk perawatan, sertakan instruksi singkat saat seragam dibagikan: cuci dengan deterjen ringan, pisahkan warna gelap pada beberapa cucian awal, hindari pemutih, jemur dalam posisi rapi, dan setrika suhu sedang tanpa menekan logo terlalu lama. Kerah polo lebih cepat melar kalau digantung basah pada bagian bahu.

Diskusi spesifikasi polo lacoste

Pramika Uniform memproduksi seragam untuk perusahaan dari workshop di Jakarta, dengan legalitas PT Pramesti Kirana Garmindo sejak 2018. Untuk polo dengan bahan dan desain khusus, MOQ awal Pramika adalah 100 pcs.

Tim Pramika membantu membandingkan lacoste cotton, CVC, dan PE berdasarkan fungsi pemakai, iklim kerja, dan anggaran, lalu menguncinya lewat sample. Siapkan perkiraan jumlah pcs, warna perusahaan, dan tenggat distribusi, kemudian diskusikan melalui WhatsApp Pramika atau halaman kontak. Pilihan produk lain dapat dilihat di katalog.

FAQ bahan lacoste

Apa itu bahan lacoste?

Bahan lacoste adalah sebutan pasar untuk kain rajut berstruktur pique, yaitu kain dengan pori kecil berulang di permukaannya. Kain ini menjadi bahan standar polo shirt, termasuk polo seragam perusahaan.

Bahan lacoste panas atau tidak?

Tergantung komposisinya. Lacoste cotton terasa paling adem karena serat kapas menyerap keringat, CVC masih nyaman untuk kantor, sedangkan PE (100% polyester) cenderung lebih gerah saat dipakai di bawah matahari. Gramasi yang terlalu tebal juga menambah rasa panas.

Apa beda lacoste dan pique?

Pique adalah nama struktur rajutannya, sedangkan lacoste adalah nama pasar untuk kain polo berstruktur pique. Di toko kain, keduanya sering merujuk ke bahan yang sama, jadi yang perlu dipastikan adalah komposisi dan gramasinya.

Berapa gramasi bahan lacoste untuk polo?

Kain pique untuk polo di pasaran umumnya berada di kisaran 180 sampai 240 gsm. Bagian bawah kisaran itu lebih ringan untuk ruangan panas, bagian atasnya lebih berisi untuk tampilan formal. Pastikan angka gramasi tertulis di spesifikasi dan cek dari sample fisik.

Lacoste cotton atau CVC yang lebih cocok untuk seragam kantor?

Lacoste cotton unggul di rasa adem, CVC unggul di kestabilan bentuk dan biaya. Untuk polo kantor yang dicuci beberapa kali seminggu, CVC sering menjadi titik tengah yang aman. Untuk tim yang banyak bertemu klien dan butuh kesan premium, cotton layak dipertimbangkan.


#bahan lacoste#kain pique#polo seragam#bahan polo shirt
Mulai sekarang

Butuh estimasi harga seragam untuk tim Anda?

Kirim jenis seragam, jumlah kebutuhan, contoh desain jika tersedia, dan target tanggal pemakaian. Kami balas dengan rekomendasi bahan dan estimasi harga dalam 24 jam.